Kemenangan Tanpa Medali

“... mohon doanya dari guru-guru dan teman-teman, semoga saya dapat meraih hasil yang terbaik.”
amiin …

Rabu pagi (13/5) Ahmad Basyir Najwan―yang kerap disapa Basyir―meminta doa dari segenap guru-guru dan siswa guna memudahkannya dalam menghadapi Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang  digelar pada Senin, 18 sampai dengan 23 Mei 2015  di Palu, Sulawesi Tengah. Basyir menjadi peserta OSN dari SMP SMART Ekselensia Indonesia mewakili Provinsi Jawa Barat di bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) beserta 12 siswa lainnya. Mereka dibina selama seminggu di Bandung guna pemantapan materi dan mental dalam menghadapi OSN. Di sana, Basyir dan kawan-kawan belajar bersama para dosen di bidangnya masing-masing.

Senin pagi, (18/5) Basyir dan kawan-kawan berangkat dengan menggunakan bis menuju bandara keberangkatan. Mereka berangkat ke Palu dari jalur pesawat luar negeri dan sampai pukul 7 pagi Waktu Indonesia bagian Tengah (WITA). Pada hari pertama, mereka diantar ke hotel oleh para guide untuk meletakkan barang-barang. Kemudian mereka pergi ke aula hotel bersama peserta lainnya yang telah tiba dan menyanyikan mars OSN. Hari itu ditutup dengan tanya-jawab seputar OSN dari para juri sendiri, lalu seluruh peserta kembali ke kamar masing-masing.

Hari kedua pembukaan OSN secara resmi digelar. Terdapat beberapa sambutan dari pihak penyelenggara serta beberapa performance untuk memeriahkan acara. Sesuai jadwal, hari ketiga berlangsung Tes Praktikum. Basyir dan seluruh peserta OSN IPA lainnya menguji Hukum Boyle untuk Fisika dan respirasi anaerob pada jamur di bidang Biologi.

Hari keempat, mereka berjalan kaki ke SMAN 1 Palu untuk melaksanakan Tes Teori. Di SMAN 1 Palu, telah disiapkan serangkaian pertanyaan essay dari pihak penyelenggara untuk dijawab oleh seluruh peserta hingga waktu yang telah ditentukan. Hari kelimanya mereka refreshing ke pusat edukasi dan bermain  sebagai balasan atas kerja keras mereka dua hari lalu.

Di hari terakhir, dilangsungkan pengumuman pemenang di hotel. Kebanyakan penghargaan diberikan kepada peserta dari Jakarta. Akhirnya, perwakilan Jawa Barat  juga mendapat beberapa penghargaan. Hari Sabtu (23/5), Basyir dan kawan-kawan pulang ke daerahnya masing-masing.  (CICI)

+DUA BELAS DETIK - Ahmad Fajar Cici Maulana-